Viral

Gigih! Pegawai Kantoran Ini Jualan Pasta Kaki Lima Tiap Akhir Pekan

MACANBOLA.NEWS – Memiliki pekerjaan tetap di perusahaan ternama, tidak membuat pegawai yang satu ini berhenti berusaha. Tiap akhir pekania berjualan pasta di pinggir jalan.
Kebanyakan orang lebih memilih pekerjaan kantoran dibandingkan berjualan makanan kaki lima di pinggir jalan. Selain pekerjaan kantoran dianggap lebih bergengsi,penghasilan juga lebih stabil ketimbang jualan makanan kaki lima yang ada naik dan turunnya.

Dilansir dari Storypick (25/09), ada seorang pegawai kantoran yang memutuskan untuk berjualan makanan demi meneruskan cita-citanya. Pegawai kantoran ini bernama Dhruvi Panchal dari Ahmedabad, India.

Setiap hari kerja wanita muda ini merupakan pegawai farmasi di Rumah Sakit Zydus. Dirinya merupakan lulusan sarjana yang memiliki karir cukup bagus, sehingga ia tak sulit menemukan pekerjaan.

Tapi setiap akhir pekan, tepatnya di hari Sabtu dan Minggu dirinya selalu membuka gerobak sederhana untuk memasak dan berjualan pasta di pinggir jalan Cept Khau Gali dari jam 18.30 – 23.00 malam.

Dhruvi tidak gengsi saat harus berjualan pasta kaki lima. Baginya sekecil apapun usahanya, yang penting itu usaha yang ia dirikan sendiri. Menu yang ditawarkannya juga beragam ada beberapa jenis pasta, salah satu menu andalannya ada Mac and Cheese.

Dirinya sendiri belajar memasak sejak kecil. Jadi dia sudah tidak asing lagi dengan berbagai jenis bumbu, alat masak, hingga menu makanan yang sudah biasa dia olah sejak dulu.

Sampai sekarang, semua bahan makanan, bumbu, sampai alat masak dia siapkan sendiri untuk berjualan. Menu pastanya juga dibuat dadakan ketika ada yang memesan, sehingga kualitas dan rasanya masih terjamin dengan ciri khas saus putih yang creamy.

Harga pastanya terjangkau seporsi makaroni sayur hanya Rs 40 (Rp 7.500), sementara untuk makaroni dengan topping keju yang mulur gurih hanya Rs 60 (Rp 11.000).

Baca Juga :   Kronologi Jembatan Kaca yang Pecah hingga Tewaskan Wisatawan

“Alasan mengapa saya memilih berjualan pasta di area ini, karena di sini tempat berkumpulnya anak-anak muda. Selain itu memang cita-cita saya sejak kecil untuk memasak, dan menjual makanan yang enak ke orang-orang,,” pungkas Dhruvi.

Sebelumnya ada juga kisah inspiratif dari mantan karyawan pabrik, yang kini meraih omzet besar dengan jualan cireng dan cimol. Bahkan dalam waktu enam bulan, mantan karyawan pabrik ini sudah membuka dua cabang dengan hasil memuaskan.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *