Teknologi

Misteri Komponen Korea di Dalam Ponsel Mate 60 Pro

MACANBOLA.NEWS – Misteri komponen Korea di dalam ponsel Huawei Mate 60 Pro tengah dalam ivestigasi. SK Hynix, pabrikan memori asal Korea Selatan, melakukan investigasi karena dua chip memorinya dipakai di Mate 60 Pro.

Adanya chip memori DRAM dan NAND SK Hynix pada Kirin 9000S yang mendayai Mate 60 Pro, juga menunjukkan bahwa China memiliki keterbatasan dalam pembuatan chip memori canggih untuk ponsel sehingga memerlukan teknologi Korea itu,

Dapat Chip dari Sumber Eksternal

SK Hynix sendiri tegas menyangkal memasok langsung komponen itu. SK Hynix mengatakan pihaknya telah berhenti berbisnis dengan Huawei sejak sanksi AS berlaku dan telah membuka penyelidikan atas kasus tersebut. Kemungkinan, chip itu didapat dari sumber eksternal, tidak langsung dari SK Hynix.

“Tentu saja, membuat chip memori yang berfungsi dapat dilakukan bahkan oleh mahasiswa, namun membuatnya kompetitif di pasar adalah masalah lain. Chip memori adalah bisnis yang sangat dipengaruhi oleh biaya, mampu membuat lebih banyak memori dengan biaya yang sama adalah sulit. Dan China belum mencapai level itu,” kata Jeong.

Orang dalam industri berspekulasi chip SK hynix bersumber dari pihak ketiga yang merupakan cara umum dalam menjalankan bisnis di industri semikonduktor. Bagaimana pihak ketiga tersebut menghindari sistem pemantauan SK hynix masih menjadi misteri.

“Biasanya karena risiko seperti ini, perusahaan secara teratur memantau siapa pengguna akhir ketika mereka melakukan bisnis dan saya yakin SK Hynix memiliki sistem seperti itu,” kata sumber.

SK Hynix Terbebas dari Sanksi

SK Hynix kemungkinan takkan disanksi AS karena chip memori itu tidak langsung mereka jual ke perusahaan China.

“Sanksi langsung terhadap SK Hynix tidak mungkin terjadi karena mereka tidak melakukan bisnis langsung dengan Huawei. Namun ada kemungkinan sanksi tambahan akan dikenakan pada pasar China,” kata peneliti.

Baca Juga :   Oppo Find N3 Flip Meluncur, HP Lipat Pertama dengan 3 Kamera Belakang

Di sisi lain, China berhasil mencapai kemajuan dalam teknologi chipnya sendiri dengan pembuatan chip 7 nm Kirin 9000S dan hal ini mengkhawatirkan Amerika Serikat, yang dapat mengakibatkan sanksi tambahan.

Pemerintah AS menyatakan akan mencari lebih banyak informasi mengenai chip Huawei untuk mengetahui apakah ada pihak terkait yang melanggar pembatasan Amerika terhadap China.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *