Uncategorized

PBNU Dorong Konflik Hamas Vs Israel Segera Diakhiri

MACANBOLANEWS – Konfilk bersenjata yang terjadi antara Palestina, Hamas, dengan Israel pada akhir pekan lalu, Sabtu (7/10), telah menjatuhkan korban lebih dari 1.000 orang.

Israel menyatakan perang untuk pertama kalinya sejak 1973. Hal ini berawal dari serangan Hamas yang secara besar-besaran memasuki wilayah Selatan di Negeri Yahudi tersebut

Konflik Hamas-Israel lantas melebar ke berbagai sektor, termasuk teknologi. Raksasa chip asal Amerika Serikat (AS) mengumumkan batal menghadiri konferensi AI yang dijadwalkan pekan depan di Tel Aviv.

Rencana awal, CEO Nvidia Jensen Huang akan berbicara dalam konferensi tersebut. Namun, konflik berdarah tersebut mengakibatkan kekhawatiran.

Intel Corp yang memiliki fasilitas pabrik di Israel dan disebut-sebut sebagai pembuka lapangan kerja sekaligus ekportir terbesar negara tersebut menolak berkomentar soal operasional perusahaan pasca konflik berdarah.

Baca: Mata Uang Israel Shekel Jatuh ke Level Terendah 8 Tahun
“Kami secara aktif memonitori situasi di Israel dan mengambil langkah untuk mendukung dan menjamin keamanan pekerja kami di sana,” kata juru bicara Intel, dikutip dari Reuters, Senin (9/10/2023).

Sementara itu, Tower Semiconductor mengatakan operasionalnya tetap berjalan normal seperti biasa.

Banyak operasional bisnis yang tutup pasca konflik terjadi. Mata uang Israeli New Shekel jatuh ke level terendah dalam hampir delapan tahun terhadap dolar AS pada hari ini.

Baca: Joe Biden Blokir 42 Perusahaan China Gegara Bantu Putin

Sementara itu, harga saham dan obligasi Israel telah merosot dan banyak bisnis tutup pada hari Minggu (9/10/2023) waktu setempat. Indeks saham utama Tel Aviv turun sebanyak 7% dan harga obligasi pemerintah turun hingga 3% sebagai respons awal pasar terhadap serangan paling berdarah terhadap Israel dalam beberapa dekade terakhir.

Baca Juga :   Ganjar Diminta Jelaskan Kinerjanya Perangi Kemiskinan di Jateng

Baca: Serangan Hamas Guncang Rencana Normalisasi Israel-Saudi
Pejuang dari kelompok Hamas telah membunuh sebanyak 700 warga Israel dan menculik puluhan lainnya ketika mereka menyerang kota-kota Israel pada hari Sabtu (8/10) waktu setempat. Sebagai tanggapan, serangan udara Israel menghantam blok perumahan, terowongan, masjid dan rumah pejabat Hamas di Gaza pada hari Minggu (9/10/).

Sumber : cnbcindonesia.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *