Politik

Penjelasan PSI soal Riwayat Hidup Caleg Tak Dipublikasi di Situs KPU

MACANBOLA.NEWS – Daftar riwayat hidup calon anggota DPR RI dari PSI tak bisa dilihat dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang dipublikasikan KPU di situs resminya. PSI pun memberikan penjelasan. Senin (6/11/2023), DCT untuk tingkat DPR RI hingga DPRD Kabupaten/Kota dapat dilihat di situs resmi KPU. Masyarakat juga dapat melihat riwayat hidup dari setiap caleg di situs KPU.

Status publikasi akan muncul ketika profil caleg diklik. Terdapat sejumlah keterangan, yaitu ‘bersedia’, ‘bersedia sebagian’ atau ‘tidak bersedia untuk dipublikasi’.

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie kemudian menjelaskan alasan profil calon anggota legislatif dari PSI tidak dipublikasi. Dia mengatakan PSI sebenarnya telah menyerahkan seluruh data kepada KPU.

“PSI membuka semuanya karena kan emang data, termasuk data riwayat hidup, sekolah, kerja, data kepolisian, pengadilan itu kan semua udah kami serahkan ke KPU,” kata Grace. Namun, katanya, PSI masih bernegosiasi dengan KPU soal kemungkinan data yang sangat pribadi seperti alamat rumah dapat dihilangkan. Menurutnya, alamat rumah menjadi data yang bersifat sangat pribadi

“Nah, namun, kami lagi berkomunikasi dengan KPU, apakah memungkinkan bahwa ada data yang sifatnya privat sekali seperti rumah tinggal, mengingat di situ ada keluarga, ada anak-anak kecil yang tinggal di situ bersama dengan para caleg ini, agar tidak perlu atau opsional,” ucapnya.

Grace kemudian bercerita pengalaman caleg PSI yang pernah didatangi oleh orang yang tidak dikenal ke rumahnya. Menurutnya, hal itu menjadi pertimbangan PSI untuk tidak mempublikasikan data alamat rumah tinggal.

“Karena pengalaman yang lalu, ketika semuanya ini pilihannya nggak ada per item, jadi sekali oke dibuka semua, ada pengalaman teman-teman caleg itu didatangi orang tidak dikenal, ada intimidasi yang diterima oleh orang-orang rumah yang nggak ngerti apa-apa,” jelasnya

Baca Juga :   Blusukan ke Dusun-dusun di Jateng, Zulhas Sosialisasikan Prabowo-Gibran

“Jadi, bukannya kami tidak mau membuka, karena, toh, semuanya sudah diserahkan ke KPU,” tambahnya.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *