Politik

Prabowo: Ada yang Mau Adu Domba Saya Sama Prajurit

MACANBOLA.NEWS – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan ada pihak yang mencoba mengadu domba dirinya dengan para prajurit. Meski begitu, Prabowo meyakini bahwa para prajurit telah mengetahui pengabdiannya kepada bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara ‘Curcol Tukang Bakso Bersama Prabowo’ serta ‘Peluncuran Bakso Gemoy Go Green’ di Bandar Djakarta Summarecon, Bekasi, Senin (22/1/2024).

“Saudara-saudara, ada yang mau adu domba saya sama prajurit-prajurit. Prajurit-prajurit tahu bagaimana Prabowo mempertaruhkan jiwanya untuk bangsa ini,” kata Prabowo Subianto.

Prabowo mengatakan dirinya menghormati profesi tukang bakso. Menurutnya, para tukang bakso mencari nafkah secara halal, bukan seperti pihak yang hobi maling uang negara.

“Kenapa saya hormat? Karena saudara-saudara bekerja dengan keringat, bekerja dengan badanmu, dengan kakimu, dengan tanganmu dengan baik, dengan halal, mencari nafkah yang baik untuk keluargamu. Saudara-saudara tidak mau jadi beban bagi orang lain, dengan keringatmu, dengan susah payahmu, kau berjuang untuk anak istrimu. Itu hormat dari hati saya paling dalam. Banyak orang pintar, banyak orang kaya kerjanya maling, pinternya nyolong, pinternya nipu,” tegasnya.

Prabowo lantas mengingatkan bahwa ketika menghadap Tuhan, mereka yang mengambil hak orang lain tak akan membawa harta kekayaannya. Bahkan menurutnya, golongan tersebut belum tentu masuk ke dalam surga ketika meninggal dunia.

“Hey orang kaya, kalau nanti kau dipanggil Tuhan, kau menghadap telanjang, nggak bawa apa-apa saudara saudara sekalian. Emangnya lu mau apa tuh? Bawa mobil seabrek ke surga-neraka? Nggak ada. Belum tentu juga dia ke surga saudara-saudara sekalian,” ucapnya.

Prabowo menyatakan dirinya dan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka telah mengumpulkan para pakar maupun tokoh yang pintar di bidangnya. Namun, Prabowo memandang pintar saja tidak cukup.

Baca Juga :   Cak Imin Bantah Akronim AMIN Sebagai Politik Identitas

Prabowo dan Gibran bersama Koalisi Indonesia Maju kami telah mengumpulkan pakar-pakar terbaik, otak-otak terbaik, tapi tidak hanya otak terbaik, tapi hatinya pun harus terbaik. Jangan hanya pintar…Pintar? Tapi minterin orang. Pinter, pinter nipu. Pinter bohong. Tapi saya nggak sebut namanya loh? Sorry ye. Nanti nilainya turun lagi saya,” imbuhnya.

 

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *