Travel

Rp 188 Triliun buat Proyek di Kepulauan Seribu

MACANBOLA.NEWS – Kabar terbaru akan dipermaknya Kepulauan Seribu semakin kelihatan. Rencana total investasi yang dianggarkan mencapai Rp 188 triliun.

Kabar itu diungkapkan oleh Menparekraf Sandiag Uno yang hari ini melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait. Disebutkan pula si investor berasal dari Timur Tengah untuk keperluan ini.

“Hari ini saya bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Pak @airlanggahartarto_official, CEO PT Seribu Pesona Indonesia, Pak Salim Haykal, dan Executive Senior Investment and Portfolio Manager JTA International Holding, Mr. Ali Hadji di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta,” kata Sandiaga dilihat dari Instagram resminya, Jumat (10/11/2023).

“Kami membahas terkait rencana investasi Proyek Strategis Nasional PT Seribu Pesona Indonesia di Kepulauan Seribu dengan calon investor dari Qatar (JTA International Holding),” imbuh dia.

Sandiaga mengungkapkan bahwa investasi itu akan menarik puluhan ribu wisatawan dalam sehari. Tak hanya itu, sebanyak puluhan ribu orang juga diproyeksi bekerja di dalamnya.

“Master Plan dari investasi ini akan dibuat Negeri Seribu Pulau yang menjadi bagian dari 13 Proyek Strategi Nasional Indonesia terbaru, di mana memiliki alam yang indah dan potensi wisata yang besar,” kata dia.

“Rencana investasi ini nantinya diharapkan dapat mencapai target wisatawan yaitu 50.000 pengunjung per hari dengan perkiraan penyerapan tenaga kerja sebesar 33.034 orang,” ungkap dia.

Pulau yang dibangun

Dalam file Rencana Investasi PT Seribu Pesona Indonesia yang dikeluarkan Kemenparekraf, kelanjutan proyek di Kepulauan Seribu masih dalam tahap persiapan.

Nantinya proyek itu akan berdiri di beberapa pulau, yakni mulai dari P. Karang Bongkok, P. Karang Congkak, P. Semak Daun yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu yang statusnya masih menunggu tanggapan dari KLHK.

Baca Juga :   Jadwal Bus Rosalia Indah Bulan September 2023 yang Perlu Dicatat

Lalu, ada dua lokasi pengembangan tambahan yaitu P. Patrik dan P. Karang Beras & Karang Beras Kecil yang berada di luar Taman Nasional Kepulauan Seribu. Itu merupakan kewenangan Pemda Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Kelautan dan Perikanan statusnya masih dalam proses perizinan PKKPRL di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Rencana investasi

Total investasi dalam paparan ini mencapai Rp 188 triliun yang akan digunakan untuk revitalisasi dan infrastruktur juga sarpras. Target pengeluaran wisatawan diharapkan mencapai Rp 12-15 juta per keluarga.

Proyek ini direncanakan pembangunannya pada kuartal tiga tahun 2024. Lalu, pembukaan awalnya direncanakan pada kuartal I 2026 dan proyek terbagi menjadi klaster timur dan barat.

 

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *